:: SEJARAH PEMUDA PANCASILA ::

10:14 AM 0 Comments »
Selayang Pandang Pemuda Pancasila.


Perjalanan sebuah organisasi tidak ubahnya perjalanan hidup seorang manusia, penuh warna dan dinamika. Didalamnya juga pentahapan hidup yang menunjukkan adanya proses perubahan yang satu waktu bisa berarti gerak maju dan di lain waktu berarti gerak mundur. Semua dinamika itu berlangsung begitu saja sebagai sebuah kemestian sejarah yang tidak bisa dielakkan, sekaligus sebagai bukti bahwa idelanya hidup harus selalu berarti "gerak positif" atau perubahan menuju suatu tatanan yang lebih baik.

Sebagai sebuah organisasi, Pemuda Pancasila yang didirikan oleh IPKI (Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia) pada tanggal 28 Oktober 1959 juga memiliki sejarah yang penuh warna dan dinamika. Fase pendiriannya di pengujung tahun 50-an ditandai dengan perjuangan politik untuk menyelamatkan Pancasila dan UUD 1945, sebagaimana diamanatkan oleh Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Pada fase inilah karakter organisasi dan orientasi ideologi Pemuda Pancasila terbentuk. Manifestasi dari karakter organisasi dan orientasi ideologis dimaksud tersermin dari sikap dan komitmennya yang teguh untuk tetap mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara dan perekat ke Bhinnekaan bangsa.

Fase perjuangan Pemuda Pancasila di era 60-an ditandai dengan pergulatan melawan kekuatan PKI dan antek-anteknya yang berupaya mengubah ideologi negara dengan faham komunis dan aktif melakukan politik devide et impera di kalangan elit dan masyarakat akar rumput. Salah seorang pendiri HMI bahkan pernah memberikan kesaksian bahwa pada masa itu (1959-1966) Pemuda Pancasila dikenal sebagai salah satu organisasi yang gigih memerangi PKI dan antek-anteknya. Fase ini bisa dikatakan sebagai era peneguhan karakter Pemuda Pancasila sebagai pengawal ideologi Pancasila. (dikutip dari Buku "Pemuda Pancasila Di Mata Publik")..

Pemuda Pancasila dimasa sekarang

Perjalanan Pemuda Pancasila yang sudah hampir setengah abad ini ternyata banyak mengalami liku-liku, dan itu telah membentuk karakter keras Pemuda Pancasila. Tidak bisa dipungkiri Pemuda Pancasila dimata masyarakat sangatlah tidak seperti namanya yang menyandang nama sakral, Pemuda Pancasila sangat di indentikkan dengan "Pemuda Preman", "Antek-antek Orde Baru" sehingga pada sekarang ini Pemuda Pancasila sangatlah menjadi momok bagi masyarakat, ini diakibatkan oleh tingkah oknum selama ini.

Atas dasar itu sudah menjadi Pekerjaan rumah bagi para pengurus baik dari tingkat pusat sampai ke daerah, image terhadap Pemuda Pancasila harus bisa dirubah, kalau tidak maka Pemuda Pancasila hanya akan tinggal nama saja atau lebih menyedihkan lagi Organisasi ini akan di demo dan di tuntut untuk dibubarkan. Pemuda Pancasila harus berani menentang apa yang bertentangan dengan Pancasila, bukan rahasia umum lagi Pemuda Pancasila adalah pembeking usaha-usaha dunia hitam. Karena dari situ Pemuda Pancasila dapat menghidupkan organisasi, karena selama ini kas Pemuda Pancasila tidak pernah diisi oleh yang namanya sumbangan anggota. Padahal kita sama-sama mengetahui kalau ini adalah organisasi yang besar dan kuat. Untuk itu Pemuda Pancasila harus berani mereformasi diri dan mencari ladang pemasukan dari sisi lain.

InGaTTTTTT..... ini sudah zaman reformasi.... jadi semua yang selama ini dilakukan oleh oknum organisasi harus dirubah demi kemajuan dan eksistensi Pemuda Pancasila dimasa mendatang..... Salammmmm....

Sejarah Terbentuk 234SC

6:06 AM 0 Comments »
Assalamualaikum Wr Wb
Salam Sejahtera,


Yth, RM Sahid Abishalom Ben I Nugroho Noyosatwiko Soerjosoemarno
dan om KRT Japto Soelistyo Soerjosoemarno
beserta jajaran senior 234 SC yg tidak bisa saya sebutkan namanya satu per satu.


menanggapi pertanyaan dari saudara-saudara sekalian,


saya memang tidak tahu apa-apa mengenai 234 SC dan bukanlah 234 Sc asli maupun palsu (seperti yg kalian debatkan selama ini). cuma saya ingin berbagi cerita dengan anda bagaimana awal mula 234 SC didirikan.


Ketika Ode Baru mulai berkuasa di pertengahan 1960-an, banyak anak geng di Jakarta. Anak-anak geng kalau kumpul-kumpul, kerjanya itu cuma nongkrong sampai pagi sambil merokok, kadang-kadang sambil "nyekak" (ganja). Kalau tidak punya uang, lalu "ngompas" (merampas). Biasanya yang di kompas itu anak cina yang sedang lewat, misalnya sedang pulang sekolah. Anggapan bahwa anak cina lemah, punya uang dan bisa di kompas sudah menjadi pendapat anak-anak remaja pribumi saat itu, terutama anak-anak geng.



pada tahun 60' an. lebih tepatnya klo saya tdk salah thn 65 berdirilah sebuag Geng yang dinamakan "anak Siliwangi 234" dan merupakan kelompok yg mayoritas terdiri dari anak-anak perwira TNI-AD yg bermukim di kompleks Tentara Jl Siliwangi, di daerah senen, dekat lapangan banteng, Jakarta.
Di dalam kompleks tersebut terdapat 4 gang (bukan Geng). Siliwangi I, II, III, IV . kebetulan rumah Ayah saya hingga awal 60 sampai 2005 di siliwangi IV(di gusur sejak 2005). lebih tepatnya dekat sungai.


terbentuknya Siliwangi 234 bertujuan mungkin sebagai stabilisasi keamanan pada sekelompok remaja. karena zaman dahulu keadaannya jauh berbeda seperti sekarang. Juga sebagai wadah anak muda dalam berekspresi dan berkreasi. Dari anak Siliwangi I - IV mereka bergabung menjadi satu tanpa melihat latar belakang keluarga (katanya). sedangkan arti '234'itu sendiri merupakan kode dari anak2 siliwangi pd masa itu.


mulai dari om patrick, alm Om Hendro, om indra Maliki (papanya bung Rayen M ), Om Yapto (dulu panggilannya si Bule', karena wajahnya yg indo), om Jajat Sayuti, om mumuy, om Johny, alm Om Tagor dkk bergabung menjadi satu kesatuan. Dahulu memang geng tersebut pernah dan mungkin sering bertikai dengan geng lainnya. (wajarlaah, mereka semua kan masih muda-muda pd masa itu) Lawan-Lawan tangguhnya diantaranya seperti Geng Berland (daerah matraman) , Geng T123C (cijantung) dan masih ada yg lainnya.


tetapi nama baik geng 234 SC di mata anak muda zaman dahulu cenderung ke arah negative. mungkin karena adanya campur tangan oknum2 yang tidak bertanggung jawab.


Lain dahulu lain sekarang, Sekarang 234 SC adalah Solidarity Comunity yang menuju ke arah positive. Diharapkan tidak ada lagi pertikaian seseorang anak muda yg menjual nama 234 SC hanya untuk menurunkan mental seseorang. "bukankah itu tindakan seorang pecundang kawaaan?"


ayooo.... ubah pola pikir kalian!


sekarang generasi 234 SC sudah mencapai generasi ke 2. yang digawangi komunitas khusus keluarga,kerabat,teman2 dekat MAS ABI SHALOM S.S dan MAS YEDIDIAH S.S .Seperti: Mas Rueben Elishama HadJu,Mas Okan Kornellius, Mas Sendy Arifin, Mas Gathan Shaleh Hillaby,Mas Sendi,Mas Fachri ALBAR,Mas Heru Gondrong, Mas Ipank,RM.Moch.Bintang.D.P,Om Febri, om Bram Nasrun, om David Al-katiry, om ellon, Bang leonardo ferdinand, Rocky,Rayen,Pitak,Rahman,dkk.
mereka semua orang baik dan down to earth koq.


ditambah lagi ada komunitas Xrules 234, yg diketuai oleh saudara Reza. Xrules merupakan komunitas autoclub yang positive koq. semoga saja autoclub ini bisa terus mengharumkan nama baik 234. salute to u bung reza n papanya!


Saya sangat menyayangkan atas tindakan oknum yg mengaku anggota geng 234 SC dan bertindak kriminal. Semoga kedepannya kejadian seperti itu tidak terulang.


Kita ini SATU BANGSA BUNG!!!
BUAT APA KITA BERTIKAI???
Dimana letak Pancasila kalau begituu.


masih banyak tantangan untuk anak muda Indonesia hadapi selain masalah ribut-ribut di jalanan.


Demikian, Terima kasih.
maaf kepanjangan. Very Happy


_WASSALAM_